Lamongan, ganasnews- Pasamuan Agung merupakan puncak acara Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 453 yang dilaksanakan dengan upacara penyerahan Lambang Daerah Lamongan oleh ketua DPRD, Abdul Ghofur kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di gedung DPRD Kabupaten Lamongan yang selanjutnya disemayamkan di pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Kamis (26/5) pagi.

Kirab Pataka Lambang Daerah dengan iringan drumband disepanjang jalan Basuki Rahmad disertai atraksi para pelajar dari SMA Taruna Brawijaya mengantar Lambang Daerah menuju pendopo Kabupaten Lamongan mengundang antusiasme masyarakat untuk menyaksikan acara tersebut.

 

Moment Pasamuan Agung ini merupakan moment saat Ronggo Hadi diwisuda menjadi Tumenggung Surajaya dan menjadi adipati pertama yang memimpin Lamongan.

Advertisements

“jadi ini merupakan puncak dari Hari Jadi Lamongan, bahwa tanggal 26 Mei ini diambil dari saat Ronggo Hadi diwisuda menjadi Tumenggung Surajaya oleh Sunan Giri,” terang Bupati Yes seusai acara Pasamuan Agung.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Yes juga menjelaskan terkait pembangunan infrastruktur jalan.

“Saya katakan bahwa selama satu tahun ketika saya dan pak kyai Rouf dilantik masih stagnant belum ada pembangunan infrastruktur fisik, tapi tahun ini kita akan memulai khususnya infrastruktur jalan yang tadi diambil dari skema pinjaman daerah, saya pinjam bank Jatim ini. walaupun keadaan finansialnya di APBD masih sangat terbatas tapi dalam rangka percepatan akselerasi, supaya jalan-jalan ini segera terbangun karena sudah hampir dua tahun tiga tahun ini kita tidak ada pembangunan maupun pemeliharaan jalan sehingga kondisinya apalagi ditambah dengan cuaca atau iklim yang sangat ekstrim sehingga mempercepat kerusakan jalan ini,” ungkapnya.

Baca juga :   Giat Koramil 0812/09 Mantup Memupuk Jiwa Nasionalisme Anak-Anak Sejak Dini.

“Tahun ini sudah kita mulai, tadi sudah saya sampaikan ada 41 ruas jalan, yang hari ini sudah diumumkan semua lelangnya. mudah-mudahan ini segera teratasi masalah infrastruktur,” tambahnya.

Advertisements

Lebih lanjut Bupati Yes juga mengungkapkan mengenai pembangunan Ring Road utara Lamongan.

” yang kedua dari 250 miliar itu, yang 50 kita gunakan untuk pembebasan tanah melanjutkan Ring Road utara. InsyaaAllah saya tidak mendahului, tapi ini akan segera dibangun dengan syarat bahwa tanahnya semua sudah terbebaskan,” lanjutnya.

Menurutnya, adanya Detail Enginering Design yang dibuat oleh Kementrian PU, jika sudah masuk DED tentunya segera terbangun.

Advertisements

Mengenai kolaborasi inklusif, Bupati Yes mengatakan sudah terbukti kolaborasi antara forkopimda dan masyarakat di Lamongan.

“di Lamongan semua sudah terbukti, jajaran forkopimda kolaborasi dengan seluruh masyarakat, buktinya apa pdi Lamongan ini berhasil, kemarin ketika kita dalam krisis pandemi, Lamongan ini menjadi Kabupaten yang pertama kali di Indonesia menjadi level 1, ini tidak mudah,”jelasnya.

Baca juga :   Bhakti Sosial Lapas Lamongan Bersama Pipas di Jum'at Berkah

“Saya ditanya semua orang, ditanya oleh gubernur apa kuncinya, bahwa ini kolaborasi masyarakat Lamongan. Kata kuncinya adalah kolaborasi dan inklusif, makanya kolaborasi ini kita gunakan sebagai tema hari jadi ini supaya menegaskan bahwa sekarang ini saatnya kolaborasi, pemerintah tidak bisa sendirian tanpa dukungan seluruh forkopimda, tanpa dukungan masyarakat, tanpa dukungan ulama kyai, sehingga ini sangat diperlukan, mempertegas bahwa ini sudah terbukti berhasil diterapkan di Lamongan sehingga pendekatan kolaborasi ini bisa kita jadikan untuk model melaksanakan pemerintahan yang cepat,”tuturnya.

Dalam hal ini Bupati Yes mengajak semua untuk tetap semangat menghadapi persoalan di Lamongan.

Advertisements

“yang penting mari kita tetap semangat bersama-sama karena ini persoalannya bukan persoalan Lamongan sendiri, krisis ini adalah persoalan masyarakat dunia, kita tetap semangat apalagi kita punya potensi yang sangat luar biasa di Lamongan, buktinya kita lebih cepat pertumbuhan ekonomi rebornnya, kemarin kita minus 2,65 sekarang kita sudah reborn 3,43 karena kita punya modal sosial, modal etos kerja, masyarakat Lamongan ini yang luar biasa sehingga tidak lama-lama, karena kekuatan kita dari UMKM, Pertanian dan sebagainya,” pungkas Bupati Yes.(Idr)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: