Lamongan, ganasnews- Setelah sempat surut banjir yang telah merendam dua desa di Kabupaten Lamongan selama beberapa bulan, kini air banjir kembali mengalami kenaikan akibat hujan yang mengguyur di sejumlah wilayah di Lamongan. Dilaporkan Ketinggian debit air kini mencapai 45 cm.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, dua desa tersebut adalah Desa Tiwet di Kecamatan Kalitengah dan Desa Kemlagi Lor di Kecamatan Turi.

“Ketinggian air di Desa Tiwet berkisar 15-25 cm, sedangkan Desa Kemlagi Lor 30-45 cm,” ungkap Gunadi, Kepala BPBD Lamongan, Senin (9/5).

Baca juga :   Bupati Yes Laporkan Capaian Pembangunan Dalam Rapat Paripurna LKPj Akhir Tahun Anggaran 2021

Advertisements

Selain merendam sebagian pemukiman warga, banjir juga menggenangi akses jalan poros desa hingga poros kecamatan. Akibatnya, aktifitas warga sedikit terganggu.

“Aktifitas warga terganggu, air menggenangi area pemukiman warga. Untungnya kondisi air berangsur surut,” tutur Gunadi.

Prediksi cuaca yang disampaikan BPBD setempat memperkirakan jika cuaca pada hari ini relatif berawan. Jika tidak hujan maka banjir diperkirakan bisa segera surut.

Baca juga :   Bupati Yes Beserta BPBD Lamongan Salurkan 50 Paket Bantuan Sembako Kepada Warga Terdampak Banjir Bandang Ngimbang

“4 unit Pompa Air Kuro diterjunkan guna untuk mengurangi debit air,” jelasnya.

Advertisements

Sementara itu salah satu warga terdampak, Cak Sulih menyampaikan jika banjir luapan Bengawan Jero itu di akibatkan intensitas hujan yang tinggi terhitung pasca lebaran.

“Banjir lagi, air mulai meluap tadi pagi hingga ke pemukiman warga, sepeda motor warga juga mogok banyak yang tak kuat menerobos banjir,” ujar Cak Sulih.(Roy)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: