Lamongan, ganasnews- HUT Lamongan Dangdut Community (LDC) ke-6 yang dimeriahkan dengan acara pentas musik dangdut di halaman Gedung Lamongan Sport Center pada Selasa (26/4) malam sempat menjadi perbincangan publik.

Pasalnya, acara musik yang diselenggarakan LDC tersebut mengundang keramaian masyarakat untuk menikmati acara sehingga kerumunan pun terjadi tanpa mengindahkan protokol kesehatan disaat kondisi masih belum stabil dari pandemi covid 19.

Selain itu acara musik yang seharusnya bertema nada dan dakwah di bulan Ramadhan, menjadi ajang bergoyang erotis para seniman dangdut di atas pentas yang jauh dari nilai-nilai islami.

Baca juga :   Puncak Peringatan HPN Jatim 2022, Bupati Yes Perkenalkan Budaya 'Lamongan Megilan' dan Sektor Pariwisata
Advertisements

Seperti yang diungkapkan GJ salah seorang pengunjung yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa acara tersebut juga tidak seharusnya diisi dengan joget-joget yang tidak sesuai dengan moment ramadhan.

“acara ini sangat menarik penonton, setelah 2 tahun tidak ada acara yang bersemarak karena pandemi, banyak yang menikmati sampai – sampai banyak yang ikut berjoget mengikuti alunan musik dangdut, tapi seharusnya acara ini diisi hal-hal sesuai moment Ramadhan yang islami, jogetnya juga yang baik,”ungkapnya kepada awak media ganasnews.com, Selasa (26/4).

Baca juga :   Tiga Grup Patrol Sahur Raih Piala Bupati di Acara Ramadhan Megilan 2022

“saya lihat didekat panggung banyak yang ikut berjoget dan melupakan prokes yang seharusnya masih harus dilakukan ditengah kerumunan, ini kan masih PPKM level 1,”imbuhnya.(Idr)

Advertisements

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: