Lamongan, ganasnews – Seorang prajurit Marinir asal Lamongan Jawa Timur, Pratu Mar Dwi Miftahul Achyar, dari satuan Yon Tsifib 2 (Mar), Pasmar 2 Kormar gugur saat kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menyerang Pos TNI di sekitaran Kali Kote, Kabupaten Nduga, Papua pada Jumat (22/4) pagi, sekira pukul 06.11 WIT.

Menurut informasi awal kejadian, gerombolan separatis teroris menyerang pos pengamanan dan menembaki aparat TNI yang sedang mengemban tugas negara yaitu Satgas Kodim Mupe Yonif 3 Mar di Kali Kote, akibatnya 1 orang terluka dibagian bahu dan 1 orang prajurit meninggal dunia yaitu Pratu Mar Dwi Miftahul Achyar.

Setelah kejadian tersebut, puluhan personel dari pos kotis dikerahkan untuk evakuasi Tim Trisula yang diserang KKB. Evakuasi berhasil dengan mengunakan helikopter sekira pukul 09.56 WIT dan jenazah Pratu Mar Dwi Miftahul Achyar langsung dibawa ke Timika.

Baca juga :   Program Megilan Preneur, Upaya Bupati Yes Sebarkan Virus Bisnis kepada Milenial Lamongan

Advertisements

 

Pratu Mar Dwi Miftahul Achyar merupakan salah seorang putra terbaik Lamongan, Prajurit TNI-AL, Marinir dari kesatuan Intai Amfibi, seorang putra kebanggaan dari Sartono (56), yang tinggal di jalan Sumowiharjo RT 3 RW 10 Kelurahan Babat, Kabupaten Lamongan.

Sementara itu, Brigjen TNI Marinir, Suherlan dan Pasmar 2 yang berkedudukan di Surabaya, saat di rumah duka mengungkapkan bahwa pihaknya mengawal jenasah Pratu Mar Dwi Miftahul Achyar hingga ke kediamannya.

“Kami bersama sama dengan rekan-rekan Almarhum mengawal jenasahnya dari Timika-Papua sampai di Surabaya 14.45 WIB. Kurang lebih menempuh perjalanan udara 8 jam dan sampai di kediaman Kelurahan Babat ini pukul 17.00 WIB. Pratu Mar Dwi Miftahul Achyar adalah seorang prajurit yang penuh dedikasi, dan gugur sebagai syuhada untuk mempertahankan negara,”ungkapnya, Minggu (24/4).

Baca juga :   Bupati Yes Sidak Kondisi Terkini Sungai Plalangan

Berkat jasa Almarhum Pratu Mar Dwi Miftahul Achyar yang gugur saat bertugas, oleh negara dinaikkan pangkatnya 1 tingkat menjadi Praka marinir Intai Amfibi.

Advertisements

“Sekali Marinir selamanya menjadi keluarga Marinir,” tegas Brigjen TNI Marinir, Suherlan.

Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Almarhum Pratu Mar Dwi Miftahul Achyar yang dilakukan secara militer mulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB di TPU Kelurahan Babat Kabupaten Lamongan pada Minggu (24/4) malam.

Nampak Bupati Yuhronur Efendi hadir dalam prosesi pemakaman tersebut bersama Dandim 0812 Lamongan serta Kapolres Lamongan dengan didampingi jajaran Forkopimcam Babat.(Idr)

Advertisements

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: