Lamongan, ganasnews- Sejak dua tahun terakhir kegiatan lomba patrol yakni musik khas Lamongan yang biasa mewarnai kegiatan bulan ramadhan di Kabupaten Lamongan tidak dapat terlaksana akibat pandemi covid 19, namun kali ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan kembali menggelar kegiatan lomba patrol di acara Ramadhan Megilan Vol.1 yang dilaksanakan di halaman gedung Sport Center Kabupaten Lamongan, Jumat (22/4) malam.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan, Siti Rubikah bersama Ketua Pelaksana Ramadhan Megilan, Ali Mannagalli Parawansa memukul kentongan sebagai tanda dibukanya acara lomba patrol Ramadhan Megilan tersebut.

“Alhamdulillah pada malam hari ini kita bisa pentaskan, bisa kita sajikan, dalam rangka event bazar ramadhan Lamongan megilan, saya ucapkan terimakasih kepada segenap peserta yang telah mendaftar dan siap pentas pada malam hari ini dengan harapan dapat menyuguhkan sebuah karya musik patrol yang menghibur masyarakat di bulan suci ini,” ucap Siti Rubikah saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Baca juga :   Rumah Inspirasi Pemuda Wadah Anak Muda Lamongan Salurkan Kreativitas

Advertisements

Lebih lanjut Siti Rubikah menyampaikan bahwa pendaftar lomba patrol tersebut cukup banyak, namun karena keterbatasan waktu hanya dibatasi 27 grub yang tampil di pentas Ramadhan Megilan tersebut.

“besar harapan kami lomba ini dapat menjadikan embrio kembali normalnya pementasan seni ditengah-tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Lamongan, karena pementasan kesenian memiliki multi efek terhadap perputaran roda perekonomian khususnya para penggiat ekonomi kreatif,” lanjutnya.

Lomba patrol ini diharapkan bisa menjadikan wahana kesenian di Kabupaten Lamongan, dalam hal ini musik patrol menjadi bagian dari khasanah budaya dan kearifan lokal masyarakat selama bulan suci ramadhan.

“mudah-mudahan ditahun mendatang kita bisa menjadikan event ini lebih besar dan lebih menarik lagi untuk dinikmati,”harapnya.

Baca juga :   Meriahkan Hari Kartini, Disparbud Lamongan Bagi-Bagi Takjil Gratis
Advertisements

Lomba musik patrol tersebut diikuti grub-grub patrol dari 27 kecamatan di wilayah Kabupaten Lamongan dengan menghadirkan keunikan dan kreatifitas masing-masing peserta lomba dihadapan para juri.

“kesenian yang ada di Kabupaten Lamongan terutama lomba patrol ini sebagai khasanah budaya atau kearifan lokal masyarakat di Kabupaten Lamongan, jadi ini berdampak pada multi efek terhadap perputaran roda perekonomian yang ada di Kabupaten Lamongan terutama para penggiat ekonomi kreatif dan juga kedepan ini sebagai improve wahana untuk terus kita lestarikan agar pelaksanaan lomba patrol ini kedepan akan kita pentaskan lebih baik lebih besar lagi supaya bisa menggerakkan para penggiat ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Lamongan,” terang Siti Rubikah.(Idr)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: