Lamongan, Ganasnews- Langkanya minyak goreng beberapa waktu terakhir membuat banyak pihak tidak bertanggung jawab memanfaatkan kondisi tersebut dengan melakukan tindak kecurangan. Seperti halnya yang terjadi di Kabupatan Lamongan, Polres Lamongan telah menangkap satu dari dua pelaku penipuan penjualan Minyak Goreng Curah yang di oplos dengan air dalam jirigen.

Diketahui, pelaku berinitial AN (25) bersama temannya AC (34) yang kini berstatus DPO, menjual minyak goreng curah yang dikemas dalam jirigen berukuran 30 Kg yang diisi air kepada korban Siti Fatimah (57) warga Bojonegoro, seorang penjual tahu di pasar Agrobis Babat Lamongan.

Menyadari telah ditipu, Fatimah melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Polsek Babat, Lamongan.

Advertisements

 

“Kami berhasil mengamankan 1 dari 2 pelaku penjualan minyak goreng curah yang dicampur dengan air yang kasusnya sempat viral beberapa waktu lalu,” jelas AKBP Miko Indrayana Kapolres Lamongan,selasa (29/3).

Baca juga :   Target Pengerjaan Jembatan Nasional di Lamongan Selesai H-10 Lebaran

Kedua pelaku penipuan tersebut menjalankan aksinya di 6 wilayah Kabupaten Lamongan diantaranya di pasar Agrobis Babat, pasar Sukorame, pasar Centini Laren, pasar Kranji Paciran, serta kios di wilayah Ngimbang dan Kalitengah.

Kedua pelaku menjual minyak goreng yang di oplos dengan air tersebut seharga Rp. 14.600/Kg sampai 15.600/Kg.

Kepada petugas AN mengaku hanya mengantar barang pesanan saja, dengan upah 100 ribu, tergantung jumlah kiriman setiap harinya.

Advertisements

AN menuturkan bahwa dirinya tidak tahu jika minyak goreng yang didistribusikannya tersebut telah dioplos dengan air karena dirinya hanya bertugas sebagai kurir.

“Saya tidak tahu isinya, awalnya ya minyak goreng,” aku AN saat ditanya Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana.

“Untuk jerigen 30 liter biasanya 29 liter air dan 1 liter minyak goreng,” ungkap pelaku.

Baca juga :   Kurangi Overkapasitas Di Rutan Surabaya, 46 Narapidana Dipindahkan Ke Lapas Lamongan

Dalam hal ini kepolisian Polres Lamongan telah mengamankan 1 Unit Sepeda Motor Honda Beat 2014 warna hitam beserta kunci dan STNKnya, yang dipakai pelaku mengangkut jirigen berisi minyak goreng curah oplosan, 1 buah jaket warna hitam, 1 buah celana training warna abu-abu, serta 1 buah Helm merk Ganz warna hitam.

Advertisements

“Anggota akan terus menggali dan melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Kami juga akan berkoordinasi dan bekerjasama dengan instansi terkait untuk mengecek ke pasar yang ada di Lamongan karena tidak menutup kemungkinan hal semacam ini terjadi di tempat lain di Lamongan,” tegas Miko.

Total kerugian dari aksi penipuan tersebut mencapai sebesar Rp.2.690.000,-.

Selanjutnya, atas perbuatannya tersebut Pelaku dikenakan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 4 tahun.(Idr)

Advertisements

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: