Lamongan, Ganasnews- Persoalan banjir Bengawan Jero yang hingga kini masih berlarut-larut menjadi perhatian berbagai pihak. Pasalnya air luapan Bengawan Jero yang masih membanjiri sejumlah wilayah yang dilaluinya berdampak besar pada kehidupan masyarakat disekitarnya.

Peran pemerintah baik daerah, provinsi maupun pusat sangat dibutuhkan dalam penanganan banjir luapan air sungai Bengawan Jero yang merupakan anak sungai Bengawan Solo tersebut.

Kehadiran Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak pada Seminar Nasional HPN yang diselenggarakan PWI Jatim (16/3) kemarin di pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, selain memberikan solusi persoalan kemiskinan ekstrem di Jawa Timur juga sekaligus menjawab persoalan banjir Bengawan Jero terkait upaya yang akan dilakukan pemerintah dalam penanganan jangka pendek ini.

“Bengawan Jero ini sekarang memang sudah menjadi perhatian banyak pihak, kita selalu tahu bahwa ini sangat berdampak pada warga di Lamongan, nggak kurang-kurang sebenarnya upayanya, bahkan ada langkah membuat sudetan, melakukan penanganan, itu jangka pendek dilakukan,” terang Emil didampingi Bupati Yes usai membuka Seminar Nasional.

Baca juga :   Polres Lamongan Musnahkan Barang Bukti Senilai Ratusan Juta Hasil Ops Cipta Kondisi 2021
Advertisements

Dalam penanganan banjir tersebut juga tak lepas dari besarnya anggaran yang harus dipersiapkan pemerintah.

Emil juga mengungkapkan ada empat langkah jangka pendek dalam penanganan banjir tersebut yaitu meneruskan normalisasi sungai, menambah kapasitas pompa air di Rolak Kuro, memperluas pembuangan air di pintu air Rolak Kuro, serta menambah rumah pompa.

“seperti yang tadi saya sampaikan, estimasi anggaran kurang lebih 53 Milyar, ada 4 langkah jangka pendek termasuk normalisasi sungai, pompa kuro, kemudian debit air di pintu air kuro dan rumah pompa tadi,”jelasnya.

Advertisements

“karena Kali Blawi itu biasanya dibendung tinggi, perlu penguatan dan pompa air kapasitasnya cuma empat setengah meter padahal harusnya 20 meter kubik per untuk bisa melakukan manajemen air di sana,” lanjutnya.

Banjir yang terjadi di wilayah Kali Lamong dan Bengawan Jero juga tidak luput dari perhatian orang nomor dua di Jatim tersebut. Dalam hal ini Emil menyampaikan berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten agar permasalahan banjir segera terselesaikan.

Baca juga :   Masa Mudik Libur Lebaran 1443 H, Layanan Administrasi Kependudukan Disdukcapil Tetap Buka

“Berbagai upaya terus dilakukan, kemarin Pak Bupati Yes juga telah melakukan audiensi bersama warga dan disepakati untuk sudetan dan pembongkaran Dam, kami terus mengawal dana pusat karena masuk wewenang pemerintah pusat. Ayo PWI kami dibantu mengawalnya,” jelasnya.

Terkait kali Lamong yang juga langganan banjir di Gresik seperti sungai Bengawan Jero juga masih perlu dukungan, karena keduanya merupakan wilayah sungai Bengawan Solo kewenangan kementrian PUPR.

Advertisements

“kami berharap bahwa bisa ada penanganan setelah datangnya berbagai pihak ke Lamongan dan Gresik beberapa waktu terakhir, Ibu Gubernur juga akan menguatkan hal ini lagi ke kementrian,”pungkasnya.(Idr)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: