Lamongan, Ganasnews- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lamongan Kanwil Kemenkumham Jatim berkunjung ke Lapas Kelas I Malang atau yang biasa kita sebut Lapas Siji Malang (L’Sima) hari ini, jumat (11/3).

Kunjungan dalam rangka benchmarking atau studi tiru tersebut mendapat sambutan luar biasa dari L’Sima. Benchmarking ini bertujuan untuk branding Lapas Lamongan yang lebih baik dari berbagai aspek.

Plt. Kalapas Lamongan Mahrus yang juga menjabat sebagai Kabid Giatja di L’Sima ini membawa Lapas Lamongan untuk mengadopsi berbagai hal di L’sima yang kebetulan sudah mendapat predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) ditahun sebelumnya.

Advertisements

Sigit Sudarmono selaku Kabid Pembinaan, mewakili L’sima dalam memberikan arahan terkait studi tiru yang akan kami laksanakan.

Baca juga :   Pengukuhan DP KORPRI Lamongan Masa Bhakti 2021-2026, Moh Nalikan Segera Kuatkan Barisan Membangun Lamongan

Lebih lanjut Sigit yang mewakili Kalapas Malang tersebut mengucapkan selamat datang atas kehadiran Lapas Lamongan di L’sima.

“Bapak Kalapas sedang ada kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan hari ini, maka dari itu saya menggantikan untuk mewakili beliau. Selamat datang di L’Sima, semoga dengan adanya studi tiru ini menjadi simbiosis mutualisme bagi kedua UPT. Lapas Lamongan bisa belajar dan kami juga bisa mempertahankan predikat WBBM,” sambutnya.

Dalam sambutannya, Mahrus berharap agar Lapas Lamongan bisa mengeksplore dan mendapatkan referensi yang bisa di adopsi.

Advertisements

“Gunakan saja cara ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Ambil banyak referensi dan adopsi hal-hal yang positif, agar Lapas Lamongan pada tahun 2022 bisa mendapatkan predikat WBK,” ujar Mahrus.

Baca juga :   Lapas Lamongan Serahkan Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2022 kepada Satu Narapidana

Pada akhirnya Tim benchmarking Lapas Lamongan melakukan blusukan di L’Sima.

“Untuk efisiensi dan efektifitas kelancaran kegiatan, kami dibagi menjadi 3 (tiga) tim dalam pelaksanaan pembelajaran bersama hari ini. Tim 1 (satu) pada bagian teknis pelayanan front office dan rencana program unggulan, tim 2 (dua) pada bagian teknis pengamanan, dan tim 3 (tiga) pada bagian teknis pembinaan kemandirian,”jelasnya.

Dalam giat ini, Lapas Lamongan banyak menerima hal baru yang bisa diadopsi saat kembali ke Lamongan. Harapannya benchmarking yang telah dilakukan segera ditindaklanjuti dan silaturahmi tetap terjalin baik.(Idr)

Advertisements

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: