Lamongan, Ganasnews- Terkait video unggahan berdurasi 29 detik yang baru-baru ini viral dengan seseorang yang menarasikan sarung Singomengkok dengan gambar anjing. Dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayan Kabupaten Lamongan memberikan klarifikasi.

Pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan menyampaikan telah melihat video viral tersebut.

Siti Rubikah, SE, M.Si selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan menjelaskan dari hasil penggalian informasi yang di dapat, bahwa motif sarung yang oleh masyarakat diidentikkan menjadi motif anjing, adalah motif sarung khusus pesanan kepada salah satu produsen sarung. Motif dimaksud seyogyanya yang diinginkan adalah motif singomengkok yang merupakan salah satu motif batik khas lamongan yang diambil dr motif singomengkok yang terukir pada gamelan peninggalan sunan drajad sebagai alat dakwahnya pada saat itu.

Baca juga :   Tergugah Hati, Debby Kurniawan Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Hadir Ditengah Masyarakat Terdampak Bencana Erupsi Semeru

“menurut pandangan kami motif yang muncul di sarung pesanan tersebut, cenderung memiliki perbedaan yang mencolok dari pakem motif batik singomengkok yang sudah ada,”jelasnya.

Advertisements

Sebagai informasi, Batik singomengkok lebih mengedepankan unsur flora yakni ornamen bunga tanjung yang dibentuk menyerupai fauna (singomengkok). Sementara di motif sarung pesanan tersebut, tidak muncul unsur flora(bunga tanjungnya). Hal ini cukup sensitif dalam pandangan atau keyakinan umat islam. Kenapa pada saat itu unsur flora lebih ditonjolkan karena untuk menghindari multitafsir menggambar makhluk ciptaan Allah SWT yang memiliki nyawa (fauna).

Baca juga :   Kepala Kemenag Lamongan Lantik Pejabat Fungsional Penghulu dan Guru

Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sejauh ini terus berupaya melestarikan khazanah tradisi budaya lokal lamongan termasuk pelestarian motif batik singomengkok tersebut.

“Kami telah menetapkan Busana Khas Lamongan (BKL) sejak tahun 2018, yang didalamnya terdapat unsur batik Singomengkok. Tahun lalu kita melombakan design batik singomengkok ini untuk pelajar di Lamongan. Di tahun ini akan kita rencanakan pula festival mural design batik singomengkok untuk pegiat dan praktisi mural sebagai ajang unjuk kreatifitas sekaligus lebih mengenalkan batik singomengmokok ke khalayak khususnya para generasi muda,”pungkas Siti Rubikah.(Idr)

Advertisements

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: