Lamongan, Gnews- Dua bocah tewas tertabrak kereta api saat sedang berboncengan mengendarai sepeda motor di Perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Surabayan Kecamatan Sukodadi Lamongan, Senin (24/1) sore.

Kejadian tersebut disaksikan Juwardi (40) dan Sukaeri (50) warga desa setempat. Berdasarkan keterangan saksi Juwardi (40) sekira pukul 15.15 Wib mengaku melihat kedua korban Aditya (14) asal Dusun Butohrejo Desa Sidogembul Sukodadi Lamongan berboncengan dengan Andrian Firmansah Putra (13) asal Dusun Semlawang Desa Surabayan Sukodadi Lamongan dari arah utara yang sedang menggunakan HP berada tepat di jalur Rel Kereta Api sebelah utara, seketika datang dari arah timur KA 105 Jayabaya yang bernomor Loko : Cc 2061373 dengan Masinis Eko Saputro dan Asisten Masinis Eko Fitrianto kemudian membentur kedua korban yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Astrea warna hitam NOpol S-6462-JX mengakibatkan kedua korban terpental kearah barat sekira 20 meter dan meninggal dunia dengan seketika, sedangkan sepeda motor yang dikendarai terseret Kereta Api sejauh 400 meter kearah barat dalam keadaan rusak berat.

Baca juga :   Lapas Lamongan Gelar Sholat Ied dan Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Kepada 354 Warga Binaan

Advertisements

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: