LAMONGAN, GNews.com- Banjir yang terjadi di kawasan aliran sungai Bengawan Njero kian parah. Banjir yang di akibatkan tingginya curah hujan serta buruknya saluran irigasi telah merendam ribuan rumah warga di 6 kecamatan di Kabupaten Lamongan, Rabu (29/12).

Selain itu, banjir juga merendam akses jalan antar kecamatan yang membuat sejumlah desa terisolasi.

“Sebanyak 1.780 rumah yang tersebar di enam kecamatan, yaitu Kecamatan Turi, Kalitengah, Glagah, Karangbinangun, Deket, serta Karanggeneng terendam banjir,” papar Kabid Logistik Dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Lamongan, Mohammad Muslimin saat ditemui awwk media Ganasnews.com.

Baca juga :   Kokohkan Eksistensi, RSUD Dr. Soegiri Lamongan Hadirkan Inovasi Poli Klinik Kecantikan "Soegiri Aesthetic" dan "Soegiri Fast"

Muslimin mengungkapkan, banjir terparah berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Turi dan Kalitengah. Di dua kecamatan ini, selain rumah, banjir juga menyebabkan akses jalan antar kecamatan sepanjang 3 kilometer tidak bisa di lewati kendaraan roda dua lantaran ketinggian air mencapai 1 meter.

Baca juga :   Pemdes Sukorejo Gelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Sekretaris Desa Terpilih
Advertisements

“Ketinggian air banjir yang menggenangi rumah warga bervariasi, mulai dari 20 centimeter hingga 60 centimeter,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: