LAMONGAN, GNews.com- Berbagai kegiatan untuk mendorong pemanfaatan teknologi telah di lakukan Pemkab Lamongan, tidak hanya sebagai solusi atas permasalahan namun juga mendorong potensi unggulan daerah. Hal ini membawa Lamongan masuk dalam 100 Smart City Kemenkominfo sejak tahun 2018 lalu.

Pemkab Lamongan telah melakukan berbagai langkah digitalisasi pelayanan publik melalui inovasi-inovasi digital, seperti POL (Pasar Online Lamongan) untuk mendukung UMKM bahkan SIPPOMA (Solusi Pelayanan Publik Online dan Mandiri Kabupaten Lamongan) untuk meningkatkan pelayanan.

Pada kesempatan kali ini, Pemkab Lamongan menggandeng PT BNI (Persero) Tbk untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi smart city. Dalam hal ini Bupati Yes melakukan penandatanganan kerjasama tentang penyediaan dan penggunaan layanan jasa perbankan PT BNI (Persero) Tbk, Senin (27/12).

Baca juga :   Hadiri HUT Bank Daerah Lamongan Ke 69,Yuhronur Minta Karyawan Tingkatkan Kinerja dan Jaga Eksistensi

Advertisements

Hal tersebut juga dilakukan PT BNI menandatangani kerjasama dengan beberapa Perangkat Daerah yakni dengan Bapenda terkait penyediaan layanan pembayaran untuk pajak dan retribusi darah, selanjutnya dengan Perumda Air Minum (PAM) terkait layanan pembayaran tagihan air minum dan tagihan lainnya secara online begitu juga dengan Dinas Lingkungan Hidup terkait penyediaan layanan perbankan dan pengelolaan rekening transaksi Bank Sampah dan Nasabah Bank Sampah pada program Ayo Menabung Dengan Sampah, serta dengan Disperindag tentang pemanfaatan fasilitas jasa dan layanan perbankan serta dukungan pasar online (marketplace) untuk peningkatan sector usaha mikro dan kecil di Kabupaten Lamongan.

Baca juga :   Bupati Yes Lepas Keberangkatan 446 CJH Lamongan Kloter 5 Tahun 2022

Kerjasama ini disambut baik Bupati Yes. Menurutnya kolaborasi antar elemen sangat diperlukan untuk kebangkitan Lamongan.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: