LAMONGAN, GNews.com- Bupati Lamongan Yuhronur Efendi kompak bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kenakan kain tenun ikat khas Jawa Timuran dalam acara EJTA (East Java Tourism Award) 2021 yang diselenggarakan di Grand Mercure Malang Jawa Timur, Jum’at (10/12).

Dalam hal ini Bupati Yuhronur Efendi (Yes) ingin membangun konektivitas kekayaan budaya dengan memakai kain tenun ikat khas Parengan Lamongan.

Diketahui bahwa kain tenun ikat khas Parengan ini masih belum begitu dikenal masyarakat Indonesia pada umumnya, namun jika dibandingkan dengan tenun ikat khas Indonesia bagian timur, tenun ikat khas Lamongan ini sudah lama berkembang sejak zaman kolonial Belanda, dan telah merambah pasar internasional.

Baca juga :   Megilan! Lamongan Kembali Raih Penghargaan Inovasi Samtaku

Hasil tenun dari pusat kerajinan warga Desa Parengan Kecamatan Maduran ini memiliki ciri dan motif khas Lamongan, yang salah satunya motif gunung dengan ciri khas lain pada kainnya yang lebih halus dan tidak begitu tebal sehingga memberikan kesan dingin, sesuai dengan kondisi geografis Lamongan yang terletak di wilayah Pantura dengan suhu udara yang cukup panas.

Advertisements

Kain tenun ikat Parengan ini dalam segi pewarnaan menggunakan bahan kimia karena akan lebih awet, dan dalam pengerjaannya pun masih menggunakan alat tradisional dari kayu. Meskipun begitu kisaran harga kain ini masih tergolong murah, yaitu antara kisaran 150.000 hingga 900.000 rupiah, tergantung motif dan kerumitan pengerjaan kainnya.

Baca juga :   Hibah LPMDes, Diharapkan Jadi Pusat Pergerakan Ekonomi Di Desa

“Event-event seperti ini sebagaimana yang dikatakan Ibu Gubernur Jatim, merupakan saat yang tepat untuk kita membangun konektivitas di antara kekayaan budaya yang kita miliki. Sama seperti Bu Khofifah yang hari ini memakai kain tenun ikat, saya juga memakai kain yang sama, hanya saja ini khas asli Parengan Lamongan. Melalui event ini, Saya ingin memperkenalkan kepada semua orang bahwa Lamongan juga memiliki kain tenun ikat dengan kualitas yang luar biasa dan tidak kalah saing,” ujar Bupati Yes.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: