LAMONGAN, GNews.com– Capaian Kabupaten Lamongan dalam produksi ikan sebesar 139.547,48 ton di tahun 2020 mengantarkan Lamongan sebagai Kabupaten penghasil ikan terbesar di Jawa Timur. Hal ini menarik perhatian DPRD Kabupaten Maluku Tenggara untuk berkunjung melakukan studi terkait pengembangan sektor perikanan tangkap dan budidaya, serta inovasi Pandu Siskamaya (Produk Andalan Usaha Berbasis Ikan Lamongan Jaya), Selasa (7/12).

Baca juga :   Laka KA Ekonomi Lokal Rute Cepu - Surabaya Pasarturi Di Perlintasan Lamongan, PT KAI Daop 8 Surabaya Memohon Maaf

Kedatangan Wakil Ketua DPRD Maluku Tenggara, Albert Efruan beserta rombongannya ini disambut langsung Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf di Ruang Rapat Airlangga Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan.

Albert mengungkapkan alasan kedatangannya bersama rombongan ke Lamongan ini sudah dibidik harus dilakukan, mengingat 70 persen wilayah Maluku Tenggara adalah laut dengan potensi ikan yang banyak namun belum dikemas dengan baik, baik itu dari segi pengolahan maupun regulasi.

Baca juga :   Puncak Peringatan HPN Jatim 2022, Bupati Yes Perkenalkan Budaya 'Lamongan Megilan' dan Sektor Pariwisata
Advertisements

“Pengelolaan perikanan di Lamongan sangat luar biasa sedangkan kami belum maksimal. Kami berkeinginan untuk mempelajari strategi pembangunan sektor perikanan, juga terkait Pandu Siskamaya dan penempatan kawasan di Lamongan,” ungkap Albert.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: