LAMONGAN, Ganasnews.com – Lamongan kembali meraih penghargaan Inovasi Samtaku (Sampahku Tanggung Jawabku) di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Setelah sebelumnya dijadikan cerminan Kabupaten sehat dan berhasil memperoleh Penghargaan Swasti Saba Wistara.

Kali ini melalui Samtaku Kabupaten Lamongan memperoleh anugerah Penghargaan Top 30 Kovablik (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Provinsi Jawa Timur tahun 2021, Jum’at (19/11).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) mengatakan bahwa TPST Samtaku ini memberikan dampak ekonomi secara langsung maupun tidak langsung pada masyarakat.

Baca juga :   Lestarikan Budaya, Pemkab Lamongan Persembahkan Pagelaran Wayang Kulit di Hari Jadi Lamongan ke-453
Advertisements

Dalam hal ini dampak secara langsung dapat diperoleh oleh pekerja pemilah sampah, sedangkan dampak tidak langsung dapat dirasakan oleh pemulung maupun pengumpul sampah.

“Banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dari adanya Samtaku ini. Sampah yang awalnya tidak memiliki nilai guna sama sekali bahkan menjadi limbah, ini bisa menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis,” ujar Pak Yes.

Baca juga :   Kunjungan ke Lamongan, Gubernur Jatim Tinjau Pengobatan Wabah PMK pada Hewan Ternak

“Hasil olahannya banyak, bisa berupa botol, papan, kaos, bahkan pupuk kompos yang saat ini sudah diproduksi dan hasilnya 100 ton per tahun yang sementara masih diberikan gratis kepada masyarakat,” lanjutnya.

Advertisements

By GNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: