LAMONGAN, Ganasnews.com – Setelah melalui berbagai tahapan pembahasan,  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2022 akhirnya disetujui Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan pada penutupan Rapat Paripurna DPRD, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lamongan, Senin (15/11).

Hal ini dinyatakan Dr. Sanditia Davis melalui juru bicaranya, bahwa DPRD Kabupaten Lamongan menyepakati postur rancangan APBD Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2022 dengan Pendapatan Daerah sebesar Rp 2.977.267.739.500, sementara Belanja Daerah dialokasikan sebesar Rp 3.118.179.802.399,52.

Sebagai penyeimbang dari defisit yang terjadi, maka kebijakan pembiayaan yang ditempuh adalah pembiayaan netto yang berasal dari penerimaan setelah dikurangi pengeluaran pembiayaan yang selanjutnya digunakan untuk menutup defisit anggaran.

Baca juga :   Bazar Ramadhan Megilan Vol.1 di Buka, Puluhan UMKM Turut Meriahkan

“Setelah Raperda APBD 2022 dilakukan pembahasan bersama antara Badan Anggaran bersama tim anggaran Pemda. Maka Banggar memohon kiranya Raperda APBD tahun anggaran 2022 disetujui dalam rapat paripurna yang terhormat ini,” ucap Sanditia Davis.

Advertisements

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi tinggi atas pandangan, saran, pendapat dan masukan yang disampaikan fraksi-fraksi, komisi hingga Banggar seusai melakukan penyerahan dokumen hasil pembahasan kepada ketua DPRD Kabupaten Lamongan Abdul Ghofur.

Menurut Bupati Yes, sapaan akrab Bupati Lamongan, penyampaian pendapat tersebut merupakan masukan yang sangat berharga dan merupakan wujud partisipasi dalam membangun Kejayaan Lamongan Yang Berkeadilan.

Baca juga :   Giat Rutin Berbagi 10.000 Nasi Kotak Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Demokrat Debby Kurniawan

“APBD Tahun 2022 yang baru kita setujui bersama menghadapi tantangan dan ketidakpastian yang tinggi. Disamping ancaman Pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir, kita juga harus bersiap menghadapi tantangan global lainnya, seperti ancaman perubahan iklim, peningkatan dinamika geopolitik, serta pemulihan ekonomi global yang tidak merata. Karena itu, APBD tahun 2022 harus antisipatif, responsif dan fleksibel merespons ketidakpastian, namun tetap mencerminkan optimisme dan kehati-hatian,” jelas Bupati Yes.

Advertisements

By GNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: