Lamongan, ganasnews.com – Tanaman Hortikultura kini terbilang menjanjikan untuk para petani, mengingat nilai jualnya yang lebih tinggi. Selain itu dapat merubah mindset para petani tardisional menjadi petani modern.

Seperti halnya di Lamongan yang kini tidak hanya berkutat pada pertanian tradisional, akan tetapi memiliki perubahan cukup luar biasa dalam bidang pertanian yakni dengan bertani hortikultura buah melon.

Menandai panen ‘Melon Mbegidak’ dengan konsep urban farming yang berlokasi di pinggir Kota Lamongan, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta (Dalan Anyar Made), Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur, Wakil Bupati Abdul Rouf, dan Sekda Moh. Nalikan melakukan petik melon secara langsung, Jum’at (5/11).

Baca juga :   DPRD Lamongan Apresiasi Prestasi Bupati Yes Dalam Capaian PAD 126.48 Persen Melebihi Target P-APBD 2021

Urban farming merupakan istilah yang dipakai untuk kegiatan berkebun secara mandiri di wilayah perkotaan.

Advertisements

Konsep urban farming ini juga adalah solusi yang ditawarkan untuk menciptakan lahan terbuka hijau di tengah padatnya wilayah perkotaan dengan pemanfaatan lahan terbatas seperti pekarangan rumah.

“Saya yakin, generasi milenial akan cukup menyenangi cara pertanian holtikultura ini, karena tidak terlalu ribet, praktis dan sesuai dengan dengan sense anak muda. Ini akan menjadi ketertarikan baru anak muda untuk bisa bertani dengan baik,” ucap Pak Yes.

Baca juga :   Pemkab Lamongan Usulkan Desa Wisata Tanaman Hias Wanar Menjadi Desa Devisa

Pak Yes juga mengungkapkan, sebagaimana yang dicanangkan Pemkab Lamongan terkait support komoditas pertanian khususnya non-padi.

Advertisements

Hal tersebut dikarenakan banyak masyarakat menanam tanaman selain padi untuk menyesuaikan musim.

By GNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: