LAMONGAN, Ganasnews – Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Dr Soegiri Lamongan menurunkan harga pemeriksaan Reverse Trancription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR ) dari Rp 450 ribu menjadi Rp 275 ribu.

Direktur RSUD Dr. Soegiri Lamongan, Dr. Chaidir Annas menyampaikan bahwa harga PCR turun setelah keluar surat edaran Dirjen pelayanan kesehatan nomor HK. 02.02/1/3893/2021 tentang batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR. Atas dasar tersebut harga tertinggi tes PCR pulau Jawa-Bali menjadi Rp 275 ribu.

Baca juga :   BPJS Ketenagakerjaan Lamongan Sosialisasikan Program BPJAMSOSTEK Kepada Driver Gojek

“Penurunan harga PCR tersebut merupakan upaya pemerintah memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, ” ujarnya.

Annas menerangkan bahwa selama pandemi COVID-19, RSUD Dr Soegiri terus meningkatkan pelayanan, hal ini sebagai upaya mendukung program Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk meningkatkan layanan di bidang kesehatan.

Advertisements

Menurut Annas upaya tersebut dilakukan pihak RSUD seperti menambah kapasitas tempat tidur (TT) dan mesin di layanan hemodialisa (HD) atau cuci darah sebanyak 40 unit, kini RS plat merah tersebut juga menambah kapasitas TT di layanan ICU.

Baca juga :   Visitasi Penetapan RS Pendidikan Kemenkes RI di RSUD Soegiri Lamongan

“Yang semula hanya tersedia 7 TT, selanjutnya akan bertambah menjadi 24 TT di layanan ICU, penambahan kapasitas ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut Annas mengutarakan bahwa kedepan pihaknya ingin pasien-pasien yang ada dalam keadaan emergency segera ditangani dengan baik dan sesuai standar.

Advertisements

By GNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: